Otak Cumi VS Otak Udang.
Hari jumat kemarin aku ke rumah bos ku di Golf Bogor Estate, Ini pertama kalinya aku berkunjung ke rumahnya, rumahnya keren abiss, viewnya bagus dan daerahnya ekslusif serta nyaman banget. Oh ya walopun aku baru kerja sebulan, tapi hubunganku ama bosku udah kayak teman.
Awalnya sih aku diajak bosku untuk lihat tanah dan rumah kos yang mau dijual di jalan Padi deket univ. pakuan. Juga aku dan temanku mau ke cibinong survey tanah yang mau dijual. Tapi berhubung aku dan kedua temanku ga ada mobil, jadi ya harus ke rumah bos dulu ngantar dia pulang, dan setelah itu kita bawa kabur mobilnya plus bensin tentunya ( karyawan kurang ajar :P)
Kalau dipikir-pikir sebenarnya kasian juga bosku itu, Selain sebagai pemilik perusahaan dan direktur, dia juga harus rela jadi supir pribadi kami. Tapi dia gak mengeluh ketika harus mengantar kami untuk ketemu klien (maklum aku kan belum pengalaman kerja, jadi harus sering ditemani dia).
Pernah suatu hari, aku diminta dia untuk survey tanah dan rumah villa yang aku listing. Sudah sejam muter-muter di lokasi yang aku tunjuk, ternyata salah semua.
"yuniar, alamatnya bener kan?" kata bosku
"iya bener, Jalan Nusa Indah empat no.12 " kataku sok yakin.
"tapi ini udah tiga kali kita lewat jalan ini, jadi rumah yang mau dijual yang mana?" katanya lagi
"uhmm….mana ya?" kataku mulai ragu-ragu
"pokoknya yang catnya warna putih, ya udah kita pulang aja deh bu, ntar aku kesini aja sendiri" kataku lagi
Setelah itu kita pergi lagi mencari satu rumah dan satu tanah yang aku janjikan untuk disurvey.
Mobil yang kami tumpangi melaju ke arah Bogor Baru
.
"rumahnya yang mana yun?" kata bosku
Aku mulai bingung lagi, ya gini nih kalau punya otak cumi, gampang lupa dan bingung, padahal seminggu sebelumnya aku sudah pernah survey duluan.
"itu dia" kataku senang
"yun, bener ini rumahnya? katamu rumahnya bercat putih? ini catnya merah? jalan buntu lagi"kata bosku
"puter balik, puter balik, ntar kamu bisa dimarahin yang punya rumah lho" katanya lagi.
Akhirnya kita putar balik dan karena capek cari-cari rumah yang ku maksud tapi nggak ketemu akhirnya pulang ke kantor. Untung bosku tidak marah dan merasa dikerjain sama aku. Tapi aku masih penasaran dan gak enak karena takut dikira cuma iseng atau ngerjain dia.
Esok harinya, aku baca lagi alamat yang tertulis di kertas yang ku pegang.
"Jalan Nusa Indah VI No. 12"
Angka VI (baca: enam) tertulis dikertas, tapi yang terbaca olehku kemarin jadi angka IV (baca:empat).
Ini sih bukan "otak cumi" tapi "otak udang".
Untung bos gue nggak tau kalau karyawannya punya otak cumi plus otak udang, bisa-bisa gue di fire-out
December 27th, 2008 at 10:44 pm
hello! I like your website
If you are looking for Paid Surveys this is the site 4 u.
Start advancing your paychecks on http://tinyurl.com/9pul65